Cara Kompres PDF untuk CPNS/PPPK Agar Lolos Batas Unggah SSCASN
Diperbarui Agustus 2026 · Batas tiap instansi bisa berbeda — angka di bawah adalah yang umum; selalu cek pengumuman resmi formasi kamu.
Hampir semua kegagalan unggah dokumen di SSCASN bermuara ke satu hal: file kebesaran. Ini batas-batas yang umum berlaku dan cara mengecilkan tiap jenis berkas:
| Dokumen | Format | Batas umum | Alat |
|---|---|---|---|
| Surat lamaran | 500 KB – 1 MB | Kompres PDF | |
| Surat pernyataan | 500 KB – 1 MB | Kompres PDF | |
| Ijazah + transkrip | 500 KB – 1 MB | Kompres PDF | |
| Scan KTP | JPG | maks. 200 KB | Foto KTP 200 KB |
| Pas foto | JPG | 100 – 200 KB | Pas foto 4x6 |
Urutan yang benar kalau pakai e-meterai
Ini penting dan sering terbalik: surat lamaran dan surat pernyataan CPNS umumnya wajib dibubuhi e-meterai. Kompres dan rapikan PDF-mu sebelum membubuhkan e-meterai — setelah e-meterai menempel, jangan edit atau kompres ulang file itu, karena perubahan bisa merusak validasi e-meterainya. Kalau ukurannya masih kebesaran setelah e-meterai, ulangi dari dokumen awal: kompres dulu, baru meterai.
Scan yang benar sejak awal = hemat waktu
- Scan di 150–200 dpi sudah sangat cukup untuk dokumen teks — 300+ dpi membuat file 2–4× lebih besar tanpa manfaat di layar verifikator.
- Scan hitam-putih/grayscale untuk dokumen non-warna — jauh lebih kecil.
- Tidak punya scanner? Foto dokumen dengan HP lalu jadikan PDF: foto ke PDF ukuran kecil.
Masih kebesaran juga?
- Pisahkan dokumen multi-halaman dan unggah sesuai kolomnya masing-masing.
- Turunkan target secara bertahap: coba 1 MB dulu, baru 500 KB — jangan langsung 100 KB kecuali diminta.
- Pastikan yang dikompres file asli, bukan hasil kompresan berulang (kualitas cepat rusak).
Untuk syarat fotonya sendiri (pas foto, swafoto, KTP), lihat ukuran foto SSCASN.